8 Efek Mendengarkan Musik Ketika Berolahraga

Mendengarkan musik sambil berolahraga sudah banyak dilakukan irama musik yang menyenangkan membuat olahraga terasa lebih menyenangkan. Bahkan yang telah terbiasa berolahraga dengan ditemani musik merasa sulit berolahraga tanpa ada musik. Berolahraga sambil mendengarkan musik ternyata memberikan manfaat, dan hal itu telah dibuktikan oleh berbagai riset. Mau tahu apa saja manfaatnya? Berikut ini ulasannya!
8 Efek Mendengarkan Musik Ketika Berolahraga
 1. Memotivasi untuk berolahraga lebih keras

Berolahraga sambil mendengarkan musik dapat membuat waktu olahraga menjadi lebih lama. Penelitian telah menunjukkan dengan memilih musik yang disukai dapat membuat aktivitas yang dikerjakan terasa lebih mudah. Bahkan jika sedang malas berolahraga, dengan mendengarkan musik, tubuh jadi terdorong untuk bergerak.

2. Meningkatkan hormon kebahagiaan

Berolahraga meningkatkan produksi serotonin — hormon yang memberikan perasaan senang, yang ada di dalam tubuh . Sementara itu mendengarkan musik dapat meningkatkan dopamin yang memberikan rasa nyaman. Jadi olahraga dan musik dapat menjadi kombinasi yang bagus untuk menghasilkan hormon yang membahagiakan.

3. Irama musik mengatur detak jantung

Musik dapat membantu mengatur ritme detak jantung saat berolahraga. Musik yang lambat membantu memperlambat detak jantung yang terlalu cepat yang akan mengurangi rasa cemas saat pertandingan olahraga. Bahkan musik juga mengurangi stres yang dirasakan. Menurut The Sport Journal lirik dan ketukan musik membantu mengatur suasana hati. Dengan begitu lirik yang disukai membantu membuat suasana hati jadi lebih tenang dan senang.

4. Meningkatkan kordinasi anggota tubuh dan otak

Studi menunjukkan bahwa mendengarkan musik yang disukai menghasilkan aktivitas listrik pada otak yang mengatur kordinasi gerakan semain baik. Seperti saat olahraga senam musik atau aerobik, gerakan dari instruktur akan mudah diikuti, bila musik yang terdengar menyenangkan. Musik tempo cepat akan menghasilkan gerakan yang cepat. Begitu juga sebaliknya, musik tempo lambat juga akan menghasilkan gerakan yang lebih lambat.

5. Menurunkan risiko cedera

Cedera memang akrab dengan olahraga, tapi dengan adanya musik dengan tempo yang tepat saat berolahraga, bisa membantu mengurangi risiko cedera. Dalam musik tempo cepat diketahui menurunkan risiko cedera pada pelari jarak jauh. Rasa sakit yang diperoleh saat berolahraga akan juga teralihkan jika dilakukan sambil mendengarkan musik.

6. Proses pemulihan jadi lebih cepat

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 60 orang diketahui bahwa musik tempo lambat bisa berdampak menurunkan tekanan darah, memperlambat detak jantung, dan mempercepat waktu pemulihan. Musik lambat juga menghasilkan pemulihan yang lebih cepat daripada musik cepat atau tanpa adanya musik.

7. Memperkuat sistem imun

Seperti yang telah dijelaskan olahraga dan musik meningkatkan hormon kebahagiaan dan menurunkan stres, yang pada akhirnya akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

8. Ikut melatih otak

Berolahraga sambil ditemani musik tidak hanya menyenangkan, tapi juga sekaligus melatih otak. Aktivitas mendengarkan musik melibatkan hampir semua wilayah pada otak dan hampir setiap subsistem saraf.

Itulah delapan manfaat berolahraga sambil mendengarkan musik. Walaupun olahraga dengan ditemani musik itu menyenangkan, namun perlu diperhatikan, agar suara musik yang ada jangan sampai mengganggu konsentrasi

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.